Te-Ha-Ha

Renungan di pagi buta

Well, disaat orang-orang pada happy (sebagian orang mungkin) merayakan Natal, di pagi buta ini aku malah susah tidur…. lagi… T_T

Sebenarnya tadi udah hampir tepar, tapi yah… tiba-tiba sebuah pernyataan melintas di otak, “what if…” (kayak judul pilem).

Ya… what if, I can’t hear anything anymore, even my own whisper,
What if, I can’t see anything anymore, even my own thumbs,
What if, I can’t say anything anymore, even just to say “Hi” to myself in the mirror,
What if, I can’t walk anywhere, even just to move from my bed, and other “What if…”

Lots thing may happen at that time dan ceritanya pertanyaan-pertanyaan diatas sanggup buat mataku sulit untuk tertutup dan membiarkan organ-organ tubuh ini untuk beristirahat sejenak. Mungkin aku terlalu banyak memikirkan hal-hal yang gak penting… mungkin.

Tapi, aku berharap permohonanku di malam Natal kemarin didengarkan oleh Sang Pencipta. Dengan begitu, mungkin “what if” diatas bisa pelan-pelan hilang dari pikiran dan malam-malam damai yang dulu bisa aku rasakan lagi.

 

– for someone out there, be strong, be patient, you’ll be fine and you’ll always in my prayer, just wait a bit more… :)

*) lagi galau, jadi dinikmati aja kalo ada yang baca ya… :P

This entry was posted on Sunday, December 25th, 2011 at 2:35 AM and is filed under Curcol. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

« When it’s all about “time”
Dua Kesebelasan »

Leave a Reply

  • Recent Posts

    • Pesan Nenek…!
    • Dua Kesebelasan
    • Renungan di pagi buta
    • When it’s all about “time”
    • Sejarah Jaringan Komputer
  • Categories

    • Curcol
    • Information Technology
  • Archives

    • February 2012
    • January 2012
    • December 2011
    • November 2011
  • Blogger friends

    • Bg Nich
  • Music

    • Violin
  • Meta

    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Cring..cring

Te-Ha-Ha is proudly edited by Eka Trisno Samosir | Bob |