February 29th, 2012 trisnorafael
Yay… 29th is coming. Well, there is nothing truly special with this day actually, it’s just another leap day. Well, what is “leap day” actually? A stupid question? I don’t think so because I am sure, there is someone else out there who doesn’t know about this “leap day”.
Based on wikipedia, Leap day is
February 29, known as a leap day in the Gregorian calendar, is a date that occurs in most years that are evenly divisible by 4, such as 2004, 2008, 2012 and 2016. Years that are evenly divisible by 100, but not by 400, do not contain a leap day; thus 1900 did not contain a leap day while 2000 did. Years containing a leap day are called leap years. February 29 is the 60th day of the Gregorian calendar in such a year, with 306 days remaining until the end of that year. more
Okay, that’s definition of leap day. So, actually I wish there is special thing will happen today but seems like Miss Fortune is having a saloon time, probably…
Anyway, there is one thing happened today and I want to remember that. I got this feeling that this year is gonna be a very rough year. No negotiation. Pessimistic? Well, maybe… but in the end let’s just face it.
A quote for me today: “people come people go during your life time, treasure those memories you have because it won’t happen twice.”
Goodbye Feb and welcome to you March, I’m expecting more from you
Tags: 2012, 29 february, goodbye february, gregorian calender, leap day, people come people go
Posted in Curcol | No Comments »
February 22nd, 2012 trisnorafael
– Minggu, 19 Februari 2012 –
Well… hari minggu ini adalah hari minggu yang cukup baik bagiku karena aku baru mendapat berita bagus dari orang rumah. So, untuk mengekspresikan perasaan bahagia itu, aku pun dengan semangat juang melapor ke rumah-Nya *padahal sedang hujan loh
Rasanya hari ini cukup sempurna, apalagi dilanjut lagi dengan latihan “gesek-gesek” yang lokasinya cukup jauh. Tapi, tak apalah yang penting kan aku bisa menikmati waktu luang dengan melakukan hal yang aku sukai
Then, aku sama si Dinand pergilah menuju lokasi tempat latihan “gesek-gesek” tadi…
Oke… ini cerita udah terlalu berlebihan, sebenarnya aku mau cerita mengenai si nenek yang kami temui di angkot ketika pulang latihan dari rumah si kaka guru.
Deskripsi lokasi, di angkot cuman ada supir dan cewek disampingnya, lalu ada aku dan Dinand plus nenek di depan kita. Dari pada diam-diam akhirnya aku pun mulai bicara…
ahu : “Sebenarnya disatu sisi aku merasa terhormat loh, karena si kakak mau ngajakin kita gabung sama kelompok orang-orang yang udah level semi pro sampe pro. Tapi, disisi lain juga, aku merasa malu karena kita masih bodoh dalam hal ini.”
dinand : [entah apalah yang dibilang, udah lupa aku]
asik dalam obrolan yang gak jelas itu, tiba-tiba ada suara kedengaran..
nenek: “Sekali kamu mengatakan kamu bisa, maka Tuhan sudah mencatatnya dan kamu harus mempertanggungjawabkannya.” *sambil lihatin kita dan manggut-manggut.
Oke… this is awkward, aku dan dinand sipitles dan hanya bisa manggut-manggut juga atas omongan si nenek yang tiba-tiba nyungsep kepercakapan kita.
Habis berbicara seperti itu, si nenek tiba di tujuannya dan dia pun turun. Bisa jadi dia sudah tau, kalau terlalu lama di dalam angkot akan terjadi perdebatan nerakawi… so, cari aman ajalah dia. Read the rest of this entry »
Tags: angkot, jalan-jalan, kata nenek, menikmati hidup, minggu, orang tua, petuah
Posted in Curcol | No Comments »